Diposting oleh
akoemoe
Setiap orang pasti menginginkan tubuh yang sehat dan terbebas dari segala macam penyakit. Tapi beberapa penyakit tertentu tidak bisa dicegah keberadaannya karena termasuk penyakit genetik yang diturunkan.
Penyakit keturunan adalah suatu penyakit kelainan genetik yang diwariskan dari orangtua kepada anaknya. Namun ada orangtua yang hanya bertindak sebagai pembawa sifat (carrier) saja dan penyakit ini baru muncul setelah dipicu oleh lingkungan dan gaya hidupnya.
Seperti dikutip dari International Bioscience, Jumat (16/4/2010) ada beberapa penyakit keturunan yang sangat serius karena bisa diturunkan pada generasi berikutnya. Orangtua yang memiliki gen penyakit turunan, sebaiknya segera memeriksakan anaknya.
Ada beberapa penyakit turunan yang secara otomatis diturunkan ke anak atau generasi berikutnya, yaitu:
1. Hemofilia
Hemofilia adalah salah satu penyakit turunan akibat kekurangan faktor pembeku darah 8 atau 9. Perintah pembekuan darah ini terdapat di kromosom X, sehingga penderita hemofilia kebanyakan adalah kaum laki-laki. Karena itu sebagian besar perempuan sebagai carrier saja. Penyakit ini sulit dicegah karena setiap anak mengandung satu kromosom seks dari ibu dan satu kromosom seks dari ayah, karenanya penyakit ini selalu dimulai sejak anak-anak.
2. Buta warna
Buta warna adalah salah satu masalah penglihatan karena ketidakmampuan melihat perbedaan antara beberapa warna, penyakit ini diwariskan dari mutasi genetik kromosom X. Sebagian besar penyakit ini akibat faktor genetik, tapi ada juga yang disebabkan kerusakan mata, saraf atau otak akibat bahan kimia tertentu. Mutasi yang menyebabkan buta warna jika sedikitnya ada 19 kromosom berbeda dan 56 gen berbeda. Kondisi ini bisa muncul saat masih kanak-kanak atau sudah dewasa.
3. Diabetes melitus
Penyakit diabetes melitus memiliki hubungan yang kuat dengan keturunan. Penyakit ini ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah akibat insulin dalam tubuh yang tidak bisa bekerja secara optimal. Seseorang yang memiliki antigen leukosit (human leukocyte antigen/HLA) dalam darah yang diperoleh dari orangtuanya akan memiliki kecenderungan kuat untuk mengembangkan diabetes tipe 1.
Sedangkan diabetes tipe 2 juga merupakan penyakit turunan yang akan muncul di generasi berikutnya jika ada masalah lain yang menyertai seperti obesitas, hipertensi atau gaya hidup tak sehat yang mengganggu fungsi sel-sel beta di dalam tubuhnya.
4. Thalasemia
Thalasemia adalah kelainan darah karena hemoglobin darah mudah sekali pecah. Penyakit ini merupakan genetik yang diturunkan jika kedua orangtuanya adalah pembawa sifat (carrier). Akibat kelainan darah ini membuat anak terlihat pucat dan harus mendapatkan transfusi darah secara teratur agar hemoglobinnya tetap normal. Berdasarkan hukum Mendel jika ibunya sebagai carrier, maka setiap anaknya berpeluang 25 persen sehat, 50 persen sebagai carrier dan 25 persen terkena thalasemia.
5. Kebotakan
Seperti diketahui bahwa kebotakan disebabkan oleh banyak hal, tapi salah satunya juga bisa akibat faktor keturunan dari orangtuanya. Jika ayahnya mengalami kebotakan, maka setidaknya salah satu anaknya ada yang mengalami kebotakan akibat adanya gen yang diturunkan.
Dr Angela Christiano, profesor dermatologi dan genetika di Columbia University Medical Center berhasil menemukan gen yang menyebabkan rambut menipis dan bahkan bisa terasa efeknya saat masih anak-anak. Diketahui gen APCDD1 yang menyebabkan folikel rambut menyusut sehingga rambut semakin lama semakin menipis dan botak.
6. Alergi
Sebagian besar alergi disebabkan oleh faktor keturunan. Jika orangtua memiliki bakat alergi, maka ada kemungkinan sekitar 70 persen anak akan memiliki alergi juga. Namun jika hanya salah satu orang saja yang alergi, maka faktor risiko ini bisa berkurang sekitar 30 persennya.
7. Albino
Albino adalah salah satu penyakit turunan yang disebabkan anak tersebut mengandung gen albino dari ayah dan ibunya. Kebanyakan orang dengan albino lahir dari orangtua yang memiliki gangguan dalam hal produksi melaninnya, tapi pada orang yang carrier tidak akan menunjukkan tanda-tanda memiliki gen albino. Jika orangtua hanya sebagai carrier atau memiliki satu gen albino, sebaiknya tidak menikah dengan orang yang memiliki albino.
8. Asma
Asma merupakan salah satu penyakit turunan dan diketahui bahwa faktor ibu lebih kuat untuk menurunkan asma pada anak dibandingkan dengan faktor bapak. Asma bisa timbul bila dipicu oleh adanya suatu alergen disekitarnya. Selain itu sekitar 30 persen penyakit asma disebabkan oleh turunan dari orangtuanya. Namun pada beberapa orang yang asmanya terkontrol dengan baik, bisa hilang saat menjelang dewasa.
Salah satu cara untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut menurun ke generasi berikutnya adalah dengan melakukan pemeriksaan lengkap sebelum menikah. Karena dari pemeriksaan ini akan diketahui apakah keduanya memiliki gen penyakit yang diturunkan ke anaknya kelak atau tidak sehingga bisa lebih siap menghadapinya.
Vera Farah Bararah - detikHealth
Diposting oleh
akoemoe
Tahukah Anda bahwa selain makanan yang manis, banyak hal yang dapat menyebabkan gigi Anda rusak! Coba kenali beberapa fakta tentang gigi yang mungkin belum pernah Anda ketahui.
1. Makanan asam merusak gigi
Benar. Selain makanan yang manis, makanan yang mengandung asam ternyata bisa merusak gigi Anda. Permen asam, soft drink, bisa membuat lapisan enamel gigi Anda menjadi erosi! Robyn Loewen, DDS, seorang fellow dari American Academy of pediatric Dentistry, menyatakan, jika Anda ingin mengonsumsi makanan yang mempunyai sifat asam tinggi, konsumsilah bersama makanan lain. Lalu, sikatlah gigi secara rutin dengan baking soda yang telah terbukti menetralisasi asam di dalam mulut Anda sehingga bisa mengurangi bakteri pencinta asam yang menyebabkan karies.
2. Enamel, bahan paling keras pada tubuh tapi mudah pecah
Es, biji popcorn, serta tindik lidah dan bibir adalah beberapa hal yang dapat merusak gigi Anda. Tidak seperti kulit, gigi Anda tidak bisa tumbuh kembali. Bila Anda memakan biji popcorn, ini seperti halnya memakan "batu" dan akan menjadi kombinasi dari dua hal yang sangat keras. Biji popcorn dan gigi Anda akan saling bertumbukan sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada gigi.
Sebuah studi penelitian pada tahun 2007 yang dipublikasikan di American Journal of Dentistry
menyatakan, sebanyak 14 persen hingga 41 persen dari individu yang mempunyai tindik di area mulut dan sekitarnya mengalami kerusakan gigi. Pengamatan menunjukkan bahwa terjadi perubahan bentuk dari gigi yang signifikan dan bisa mengarah pada kehilangan gigi.
3. Anda bisa kehilangan gigi pada usia berapa pun
Beberapa individu tertentu memang lahir dengan gigi yang tidak sempurna. Yang sering kali tidak sama pada setiap orang adalah gigi bungsu yang tumbuh terakhir. Akan tetapi, sering kali penyebab kehilangan gigi Anda adalah penyakit pada gusi dan karies.
Sebuah studi penelitian menunjukkan bahwa 22,8 persen penduduk AS berusia 65-74 tahun dan 29 persen penduduk AS berusia 75 tahun ke atas memakai gigi palsu.
4. Kebanyakan fluoride bisa berakibat buruk
Memang kita tahu bahwa fluoride sangat penting supaya gigi Anda sehat. Akan tetapi, pada anak-anak usia di bawah 8 tahun, fluoride yang berlebihan akibat pasta gigi tertelan dalam jumlah banyak akan menyebabkan kondisi yang disebut fluorosis. Umumnya, fluorosis diawali dengan kondisi yang terlihat seperti titik putih dan akhirnya menjadi kecoklatan.
Untuk memastikan anak-anak tidak menelan pasta gigi, dampingi mereka saat menyikat gigi dan beri tahu bahwa pasta cukup diaplikasikan sebesar kacang kedelai ke sikat gigi sehingga jika tertelan, pasta gigi yang masuk dalam tubuh tak terlalu banyak. Kebanyakan kasus fluorosis terjadi karena pasta gigi yang tertelan dalam jumlah banyak. Sangat disarankan agar anak-anak diberi pasta gigi bebas fluoride sampai mereka mengerti bahwa saat berkumur, pasta gigi harus dibuang dan bukan ditelan.
5. Kawat gigi bisa sebabkan kavitas
Gosoklah gigi Anda dengan baik jika Anda ingin gigi yang sedang dirapikan tumbuh menjadi gigi yang sehat. Sebab, jika tidak, makanan, bakteri, dan asam akan tejebak di sekitar kawat gigi Anda dan bisa menyebabkan enamel Anda terkikis, hal ini dinyatakan oleh Raymond George Sr, DMD, Presiden American Association of Orthodentists.
Karies bisa bermula dari braket yang ada di sekitar kawat gigi. Meskipun kerusakan itu tidak sampai menjadi lubang, itu bisa menyebabkan "demineralisasi" sehingga akan ada titik putih di gigi Anda (jika ada kavitas di gigi Anda maka mereka akan semakin gelap warnanya).
Sebenarnya lidah merupakan pembersih yang paling alami. Ketika seseorang memasang kawat gigi, mereka cenderung menghentikan lidah yang menyapu gigi akibat rasa tidak nyaman yang timbul karena berbenturan dengan metal, hal ini bisa menimbulkan tumpukan kotoran di gigi Anda
Diposting oleh
akoemoe
Cukup Dengan 3 Tanda Berikut, Segera Tinggalkan Pasangan Anda
Saat Anda menjalin hubungan serius dengan seseorang spesial tentunya akan berorientasi masa depan. Pernikahan pasti menjadi cita-cita, dan hubungan bukan sekadar untuk bersenang-senang.
Meskipun Anda memiliki impian besar tentang pernikahan, bukan berati di waktu yang sama pasangan juga mempunyai tujuan sama. Bisa jadi si dia belum berpikir atau malah tidak berpikir sama sekali tentang pernikahan. Menanyakannya secara langsung mungkin akan terasa risih.
Untuk itu, kenali sinyal-sinyal untuk mengetahui si dia belum tertarik membicarakan masa depan yang berujung pernikahan.
1. Tidak pernah membicarakan masa depan
Ia mungkin pernah membicarakan soal cita-cita karier atau targetnya untuk membeli sesuatu yang mahal seperti mobil atau rumah, tetapi sama sekali tidak pernah membicarakan kelanjutan hubungan apalagi pernikahan. Hal itu bisa menjadi tanda, ia belum berpikiran untuk menikah atau mungkin tidak tertarik menikah dengan Anda.
Ketika kekasih memiliki cita-cita besar dan tidak melibatkan Anda di dalamnya, mungkin pertanda ia tidak ingin menata masa depan dengan Anda. Mungkin Anda ingin menunggunya hingga keinginan dan kemantapan itu muncul. Tetapi sampai kapan? Anda mungkin masih bisa bertemu pria lain yang lebih baik.
2. Lupa hari penting berkali-kali
Saat menjadi pasangan, pasti banyak tanggal penting Anda yang biasanya dirayakan. Mulai dari ulang tahun, tanggal jadian, hingga yang berkaitan dengan pertemuan keluarga. Pria seringkali lupa dengan tanggal atau hari penting, hal itu wajar. Menjadi tidak wajar jika ia lupa hari-hari penting Anda berkali-kali. Hal itu bisa menjadi pertanda Anda bukanlah prioritas utama baginya.
3. Tertutup
Sudah berhubungan bertahun-tahun, ia masih tertutup. Anda sering merasa seperti tamu atau kenalan baru saat berbicara dengannya. Ia tidak terlalu membuka diri soal keluarganya, dan saat ditanya ia dengan sangat pintar berkelit.
Sifat tertutupnya bisa jadi karena tidak ingin Anda masuk dalam ruang pribadinya. Ia juga tidak memiliki keinginan yang lebih pada Anda selain untuk bersenang-senang dalam menjalani hubungan. Baginya Anda hanya untuk penggembira dan bukan untuk “teman masa depan”.
Diposting oleh
akoemoe
Semua media otomotif, khususnya sepeda motor, di pekan terakhir ini sedang menyoroti mengenai penggunaan helm sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal ini terkait dengan penerapan dari peraturan Menteri Perindustrian dan efektif mulai berlaku sejak tanggal 25 Maret kemarin, 9 bulan sejak ditetapkan.
Hal ini menyulut pro dan kontra dalam masyarakat. Pro karena semua helm yang diproduksi adalah helm yang tersertifikasi dan dijamin aman dan kontra karena adanya tambahan biaya untuk membuat emboss SNI, melakukan sertifikasi dsb.
Lebih baik mungkin kita membahas mengenai kriteria helm yang sesuai dengan SNI dan memeriksa apakah helm yang kita kenakan sudah sesuai atau belum. Beberapa kriterianya adalah sbb :
I. Bahan helm- Dari bahan yang kuat dan bukan logam, tidak terpengaruh oleh radiasi ultra violet, pengaruh bensin, minyak, sabun, air, deterjen dan pembersih lainnya
- Bahan pelengkap helm harus tahan lapuk, tahan air dan tahan perubahan suhu
- Bagian yang bersentuhan dengan kulit tidak menyebabkan iritasi atau penyakit pada kulit, dan tidak mengurangi kekuatan terhadap benturan maupun perubahan fisik sebagai akibat dari bersentuhan langsung dengan keringat, minyak dan lemak si pemakai.
II. Konstruksi- Helm harus terdiri dari tempurung keras dengan permukaan halus, lapisan peredam benturan dan tali pengikat ke dagu
- Tinggi helm sekurang-kurangnya 114 milimeter
- Tempurung terbuat dari bahan yang keras, sama tebal dan homogen kemampuannya, tidak menyatu dengan pelindung muka dan mata serta tidak boleh mempunyai penguatan setempat
- Peredam benturan terdiri dari lapisan peredam kejut dengan tebal sekurang-kurangnya 10 milimeter
- Tali pengikat dagu lebarnya minimum 20 milimeter
- Lebar sudut pandang sekeliling sekurang-kurangnya 105 derajat pada tiap sisi dan sudutpandang vertikal sekurang-kurangnya 30 derajat di atas dan 45 derajat di bawah
- Helm tidak boleh mempengaruhi fungsi aura dari pengguna terhadap suatu bahaya
- Lubang ventilasi dipasang pada tempurung sedemikian rupa sehingga dapat mempertahankan temperatur pada ruang antara kepala dan tempurung.
Demikian beberapa aturan yang terdapat di SNI 1811-2007 yang mengatur mengenai penggunaan helm untuk kendaraan roda dua.
www.hidupaman.com